Zhengzhou, China (ANTARA) –
BYD mengungkap bahwa pabriknya yang tengah di bangun di Subang, Jawa Barat, akan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun ini.
“Kami sudah memiliki jadwal (peresmian pabrik Subang) dengan mempercepat prosesnya. Saya masih optimis mobil pertama dari line produksi akan dimulai kuartal pertama 2026,” ujar General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division Liu Xueliang di Zhengzhou, China, Kamis (15/1) malam.
Tidak hanya satu model, pabrikan Tiongkok itu juga telah menyiapkan lebih dari satu model sekaligus yang akan diproduksi lokal pada tahap awal operasional.
Baca juga: BYD untuk pertama kali mengekspor mobil listrik dari Thailand ke Eropa
“Tentu saja bukan hanya satu model, kami mempersiapkan lebih dari satu model untuk dikenalkan,” kata Liu.
Diketahui, sejak resmi menjejakkan kaki di pasar otomotif Indonesia Januari 2024 lalu, BYD sudah merajai penjualan mobil listrik di Indonesia. Namun, produknya masih impor utuh dari China alias Completely Built Up (CBU).
Pengoperasian pabrik di Subang ini mengindikasikan keseriusan perusahaan dalam menjadikan Indonesia sebagai hub produksi regional, tidak sekadar perakitan satu model tertentu.
Baca juga: Pimpinan BYD dikabarkan mengunjungi pabrik Xiaomi Auto
“Rencana kami memproduksi sekitar 150 ribu unit per tahun, namun jika permintaan meningkat, maka kapasitas bisa dibesarkan,” imbuh Liu.
PT BYD Auto Indonesia merupakan merek yang mengikuti program insentif impor mobil listrik dengan investasi terbesar. Mereka membangun pabrik senilai Rp11,2 triliun dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun.
Baca juga: Mengunjungi pabrik mobil listrik di China
Baca juga: BYD akan tingkatkan investasi di RI, serap 18.000 tenaga kerja baru
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026











